× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_dark.png

Fenomena ini sontak membuat publik dunia tercengang. Sejumlah penelitian ilmiah mengungkap bahwa lautan di seluruh dunia ternyata mengandung emas dalam jumlah luar biasa besar. Nilainya diperkirakan mencapai lebih dari 900 triliun dolar AS, atau setara Rp 14.400.000 triliun, jika dikonversikan ke mata uang Indonesia. Fakta ini membuat banyak orang membayangkan betapa kayanya planet Bumi jika semua emas itu bisa ditambang. Namun sayangnya, kenyataan tidak semudah itu.

Menurut laporan resmi dari National Ocean Service (NOAA) Amerika Serikat, air laut memang mengandung partikel emas yang sangat halus dan terlarut secara alami. Namun kadarnya amat kecil, diperkirakan hanya sekitar 1 gram emas dalam 100 juta ton air laut. Artinya, untuk mendapatkan satu cincin emas saja, seseorang harus menyaring volume air setara dengan lautan kecil.

Peneliti dari NOAA menjelaskan bahwa emas ini terbentuk akibat proses geologis miliaran tahun, di mana logam mulia dari kerak bumi larut dan terbawa arus hingga tersebar merata di seluruh samudra. Meski demikian, hingga kini belum ada teknologi yang mampu menambang emas terlarut tersebut secara efisien. Biaya dan energi yang dibutuhkan untuk mengekstraksinya jauh lebih besar dibandingkan nilai emas yang dihasilkan.

Sejumlah perusahaan tambang internasional bahkan sempat mencoba melakukan eksperimen untuk mengekstraksi logam mulia dari air laut. Namun, hasilnya tidak memuaskan karena kadar emas yang terlalu rendah dan proses pemurnian yang sangat rumit. Karena itu, meskipun jumlah total emas yang ada di lautan terdengar fantastis, hampir seluruhnya tidak bisa dimanfaatkan secara ekonomi.

Fakta ini membuktikan betapa menakjubkannya alam semesta dan kekayaan tersembunyi di dalamnya. Laut bukan hanya rumah bagi kehidupan laut, tetapi juga menyimpan rahasia berharga yang belum dapat dijangkau manusia. Para ilmuwan kini terus meneliti kemungkinan teknologi baru di masa depan yang mungkin bisa membuat “tambang emas laut” menjadi kenyataan.

Namun untuk saat ini, emas di lautan tetap menjadi harta karun tersembunyi yang hanya bisa kita kagumi dari jauh.

Sumber:
National Ocean Service (NOAA) –
Earth.com

#FaktaLautan #BeritaViral #EmasDiLaut #PenemuanIlmiah #Sains #FaktaUnik #NOAA #EarthScience #KekayaanBumi #BeritaTerkini

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png bagikan
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsAI
  • view_masonry.png grid
  • ic_mode_dark.png night
× bagikan
    ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_grid.png ic_mode_dark.png ic_other.png
+
ic_argumen.png

Belum ada argumen, jadilah yang pertama