× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
×
4 0 0 0 0 0
4
   ic_mode_light.png

Amerika Serikat dan negara-negara Eropa tengah mengembangkan sistem pendeteksi kapal selam dengan memanfaatkan jaringan kabel serat optik bawah laut yang sudah ada. Teknologi ini menggunakan metode bernama Distributed Acoustic Sensing (DAS), yang mampu mengubah kabel komunikasi menjadi sensor pasif untuk menangkap getaran dan suara dari aktivitas bawah laut.

Melalui sistem ini, sinyal laser yang dikirim dalam kabel akan bereaksi terhadap perubahan tekanan atau getaran di dasar laut, sehingga memungkinkan deteksi pergerakan kapal selam atau aktivitas laut lainnya. Dengan panjang jaringan kabel internasional mencapai sekitar 750.000 mil, teknologi ini berpotensi menjadi jaringan sensor bawah laut terbesar di dunia.

Meski masih dalam tahap pengujian dan belum sepenuhnya diterapkan, para ahli pertahanan menilai sistem ini dapat memperkuat keamanan maritim, memantau aktivitas bawah laut secara real-time, dan menekan biaya pembangunan infrastruktur baru.

Sumber
Interesting Engineering, The National Interest, Defense News

#TeknologiMiliter #KeamananMaritim #SonarBawahLaut #AS #UniEropa #InovasiTeknologi #Trending

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png bagikan
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsAI
  • view_masonry.png grid
  • ic_mode_light.png light
× bagikan
    ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_grid.png ic_mode_light.png ic_other.png
+
ic_argumen.png

Belum ada argumen, jadilah yang pertama