× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
    ×
    6 0 0 0 0 0
    6
       ic_mode_light.png

    Menanam terong dalam skala besar melibatkan beberapa tahapan penting, mulai dari persiapan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan. Berikut adalah langkah-langkahnya:
    1. Persiapan Lahan:
    Pemilihan Lokasi: Pilih lahan yang terkena sinar matahari langsung dan memiliki drainase yang baik.
    Pengolahan Lahan: Lakukan pengolahan tanah dengan mengangkut dan menyuburkan tanah.
    Pembuatan Rungun: Buat rungun atau bedengan dengan jarak yang sesuai, sesuai dengan varietas terong yang ditanam. Jarak antar tanaman biasanya sekitar 40-50 cm.
    2. Penanaman:
    Pemilihan Bibit:
    Pilih bibit terong yang berkualitas, bebas hama dan penyakit. Anda bisa membeli bibit dari toko pertanian atau membuat sendiri dengan cara menyemai benih.
    Penyemaian (Jika Memilih Bibit Sendiri):
    Semai benih di media semai yang lembab dan diberi cahaya yang cukup. Setelah bibit memiliki beberapa daun sejati, pindahkan ke bedengan.
    Penanaman Bibit:
    Tanam bibit dengan jarak yang telah ditentukan. Pastikan bibit terendam tanah dengan baik dan sirami dengan air.
    3. Pemeliharaan:
    *Pemupukan: Berikan pupuk secara teratur, sesuai dengan kebutuhan tanaman dan jenis pupuk yang digunakan.
    *Pengairan: Sirami tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
    Pengendalian Hama dan Penyakit: Lakukan pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit secara rutin.
    *Pembersihan Lahan: Jaga kebersihan lahan dari gulma dan sampah.
    Pemangkasan: Pangkas cabang-cabang yang tidak perlu untuk meningkatkan kualitas buah.
    4. Panen:
    Panen Pada Waktu yang Tepat: Panen terong ketika buah sudah matang dan berwarna sesuai dengan varietasnya.
    Penanganan Hasil Panen: Bersihkan buah terong dan simpan dengan baik.
    Tips untuk Menanam Terong Skala Besar:
    Gunakan Pupuk yang Sesuai:
    Pilih pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman terong, seperti pupuk NPK atau pupuk kandang.
    Gunakan Teknik Penyiraman yang Tepat:
    Gunakan teknik penyiraman yang efisien, seperti penyiraman dengan irigasi atau penyiraman tetes.
    Lakukan Pengendalian Hama dan Penyakit Secara Rutin:
    Gunakan pestisida atau fungisida yang sesuai dengan jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman terong.
    Sukses selalu petani indonesia
    Tetap semngt dan sukses selalu

    ❮ sebelumnya
    selanjutnya ❯
    infodunia
    +