× -language-

×

view_list1.png Article     view_masonry.png Gallery     view_list2.png Videos    
×
  • url:
×
×
    ×
    4 0 0 0 0 0
    4
       ic_mode_dark.png

    Reputasi sistem pertahanan udara buatan Rusia mengalami pukulan telak di medan tempur Venezuela. Laporan terbaru mengungkap fakta mengejutkan: dari sekitar 150 pesawat tempur Amerika Serikat yang beroperasi di langit Venezuela, tidak ada satu pun yang berhasil ditembak jatuh. Padahal, militer Venezuela diketahui mengoperasikan sistem hanud berlapis yang gahar di atas kertas, termasuk S-300VM "Antey-2500" dan Buk-M2E.

    Analisis militer menunjuk dominasi Perang Elektronika (Electronic Warfare) sebagai biang kerok kegagalan ini. Pesawat-pesawat jammer AS diduga sukses melakukan "pembuta-an" total terhadap radar pengawas dan pengendali tembakan, membuat sistem rudal canggih tersebut kehilangan kemampuan mengunci target (lock-on). Tanpa "mata" elektronik yang berfungsi, rudal-rudal mematikan itu hanyalah besi tua yang tak berguna.

    Selain faktor teknologi, isu integrasi juga menjadi sorotan. Sistem pertahanan Venezuela beroperasi secara terpisah-pisah (standalone), bukan dalam satu jaringan komando terpadu (Network Centric Warfare). Hal ini memudahkan pilot-pilot AS untuk memburu dan menghancurkan baterai rudal satu per satu menggunakan taktik SEAD (Suppression of Enemy Air Defenses), membuktikan bahwa perangkat keras canggih tanpa dukungan doktrin modern akan sia-sia menghadapi kekuatan udara Barat.

    Sumber: Sindonews

    ❮ previous
    next ❯
    infodunia
    +

    banner_jasaps_250x250.png
    <<
    login/register to comment
    ×
    • ic_write_new.png expos
    • ic_share.png share
    • ic_order.png order
    • sound.png malsAI
    • view_list2.png listHD
    • ic_mode_dark.png night
    × share
      ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
    • url:
    × order
    ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_list2.png ic_mode_dark.png ic_other.png
    +
    ic_argumen.png