0%
×

-bahasa-

Selamat datang di POSGAR.com bagikan dan dapatkan informasi menarik dari netizen untuk netizen dan oleh netizen ;D #demokreasi #infodunia #infosegar #posgar
×

×

  • url:
×

×

×

8 0 0 0 0 0
8
8

Bagamana Cara Mengetahui Usia Alam Semesta ?

Dengan mengetahui usia alam semesta, kita bisa "melihat" mundur bagaimana semuanya terbentuk dan berevolusi. Nah, menurut penelitian, alam semesta kita berusia sekitar 13,7 miliar tahun. Namun, penasaran nggak bagaimana para ilmuwan bisa menentukan usia alam semesta?

Setidaknya, kita dan para ilmuwan dapat menentukan usia alam semesta menggunakan dua metode yang berbeda. Pertama, dengan mempelajari benda-benda tertua di alam semesta. Dan kedua, dengan mengukur seberapa cepat alam semesta mengembang.

Secara logika, alam semesta jelas tidak bisa berusia lebih muda dari benda-benda yang terkandung di dalamnya. Jadi,dengan menentukan usia bintang-bintang tertua di alam semesta, para ilmuwan dapat mengetahui "batas" usia alam semesta tempat bintang-bintang itu berada selama ini.

Siklus hidup bintang didasarkan pada massanya. Bintang-bintang yang lebih besar melakukan fusi termonuklir lebih cepat daripada saudara-saudaranya yang massanya lebih rendah.

Misalnya nih, sebuah bintang dengan massa 10 kali lebih besar dari massa Matahari hanya berusia 20 juta tahun saja tuh, sementara bintang dengan setengah massa Matahari mampu bertahan lebih dari 20 miliar tahun!

Massa juga mempengaruhi kecerahan, atau luminositas, dari bintang. Semakin masif sebuah bintang, semakin terang ia menyala.

Lalu, bagaimana dengan bintang-bintang tertua di alam semesta? Dikenal sebagai bintang Populasi III, bintang-bintang pertama ini diketahui berukuran sangat besar dan berumur pendek.

Mereka hanya mengandung hidrogen dan helium, tetapi melalui fusi mereka mulai menciptakan unsur-unsur yang digunakan untuk pembentukan bintang-bintang generasi berikutnya. Para ilmuwan telah berburu jejak bintang-bintang pertama ini selama beberapa dekade terakhir.

Bintang-bintang Populasi III disinyalir merupakan bintang yang membentuk atom berat pertama yang pada akhirnya memungkinkan kita berada di Bumi saat ini, duduk manis atau tiduran sambil membaca artikel ini.

Deteksi debu dan gas di alam semesta awal memberikan informasi baru tentang kapan supernova pertama meledak, yakni saat ketika bintang panas pertama memandikan alam semesta dalam cahayanya. Ledakan bintang pertama ini dikenal sebagai "Fajar Kosmis".

Menentukan waktu dari "Fajar Kosmis" adalah salah satu penelitian astronomi modern, dan itu dapat secara tidak langsung diselidiki melalui studi debu antarbintang awal.

Walau begitu, bintang-bintang awal bukan satu-satunya cara untuk mengetahui "batas" usia alam semesta. Kumpulan bintang yang padat yang dikenal sebagai gugus bola memiliki karakteristik yang serupa. Gugus bola tertua yang diketahui sejauh ini memiliki bintang-bintang dengan usia yang tampaknya antara 11 hingga 18 miliar tahun.

Gap perkiraan usia yang besar ini dikarenakan masih adanya masalah dalam menentukan jarak ke gugus bola itu, yang mempengaruhi perkiraan kecerahan dan massanya. Walau begitu, sama seperti para arkeolog yang menggunakan fosil untuk merekonstruksi sejarah Bumi, para astronom bisa menggunakan gugus bola untuk merekonstruksi sejarah galaksi.

Hanya ada sekitar 150 gugus bola yang dikenal di galaksi Bimasakti, dan masing-masing gugus bola ini adalah "mesin waktu" yang penting dari untuk mengetahui sejarah pembentukan galaksi kita, yang pada akhirnya juga berguna untuk mengetahui usia alam semesta.

Dari penelitian bintang-bintang tertua dan gugus bola ini, didapatlah hasil "batas" usia alam semesta yakni 11 miliar tahun. Perlu dicatat nih bahwa usia itu bisa saja lebih tua, tapi tidak bisa lebih muda.

Alam semesta yang kita huni ini bukan ruang yang tetap dan tidak berubah lho, melainkan merupakan ruang yang terus mengembang. Mengembangnya alam semesta juga terjadi di segala posisi.

Artinya, bila kita di Bimasakti melihat galaksi-galaksi lain menjauhi galaksi kita, maka alien di galaksi Andromeda juga melihat hal serupa. Tidak ada titik spesial di alam semesta.

Sekali tingkat mengembangnya alam semesta ini diketahui, para ilmuwan dapat bekerja mundur untuk menentukan usia alam semesta, seperti polisi yang bisa mengungkap seperti apa kondisi awal yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas terjadi.

Jadi, meneliti dan menemukan tingkat atau laju pengembangan alam semesta, yang dikenal sebagai Konstanta Hubble, adalah koentji.

Nilai Konstanta Hubble sendiri adalah 69 kilometer per detik per Megaparsec. Itu artinya, setiap pertambahan jarak 1 Megaparsec (3,26 juta tahun cahaya, 1 tahun cahaya = 9,4 triliun kilometer), kita bisa mengamati tingkat pengembangan alam semesta bertambah cepat sebanyak 69 kilometer per detik.

Ada sejumlah faktor yang menentukan nilai dari konstanta ini, dengan yang paling kentara adalah jenis materi yang mendominasi alam semesta. Para ilmuwan wajib hukumnya menentukan proporsi materi normal, materi gelap, hingga energi gelap.

Kerapatan alam semesta juga memainkan peran. Alam semesta dengan kerapatan materi yang rendah diperkirakan lebih tua daripada alam semesta yang didominasi materi.

Untuk menentukan kerapatan dan komposisi alam semesta, para ilmuwan mengandalkan misi seperti wahana antariksa Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) milik NASA serta satelit Planck milik Agensi Antariksa Eropa.

Dengan mengukur radiasi termal yang tersisa dari Big Bang, misi kedua benda buatan manusia tercanggih ini dapat menentukan kerapatan, komposisi, dan laju pengembangan alam semesta. Radiasi yang tersisa dari Big Bang ini dikenal sebagai radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis. Baik WMAP maupun Planck telah memetakannya.

Penelitian di tahun 2012, WMAP memperkirakan usia alam semesta adalah 13,772 miliar tahun, dengan ketidakpastian 59 juta tahun. Setahun berikutnya, Planck mengukur usia alam semesta pada angka mencapai 13,82 miliar tahun. Baik hasil penelitian WMAP dan Planck, keduanya telah melampaui "batas" usia 11 miliar tahun yang berasal dari perhitungan bintang-bintang tertua dan gugus bola tadi.

Agar lebih memastikan angka-angka ini. Para astronom melakukan penelitian sekali lagi dengan Teleskop Antariksa Spitzer. Mereka berusaha mempersempit usia alam semesta dengan mengurangi ketidakpastian Konstanta Hubble. Pada akhirnya, didapatkanlah bahwa usia alam semesta kita telah memasuki 13,7 miliar tahun.

Kini, alam semesta kita masih terus mengembang. Belum ada yang tahu pasti tentang bagaimana alam semesta kita berakhir nantinya. Yang jelas, alam semesta sangatlah besar, tak cocok bagi kita untuk menyombongkan diri di planet Bumi yang hanya bagaikan debu di jagad raya. Sumber: Infoastronomy.org
#misteri #sains #bintang #galaksi #meteor #komet #nasa #nebula #planet #universe #mars #bintang #pasir #sand #stars #usialamsemesta

Artikel Fakta Unik Wow Informasi Menarik semesta astronomi Pendidikan
<<
×

bagikan ke

×

×

×

bagikan ke

×

4 0 0 0 0 0
4

Tiap Tahun, BTS Sumbang Rp 50,1 Triliun ke Ekonomi Korsel...

BTS (Beyond the Scene) kini sedang menikmati popularitas global. Popularitas grup asuhan Big Hit Ent...[±160 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Ketahui Hal-Hal Penting Ini Sebelum Kuliah di Singapura...

Sejak lama, Singapura dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas pendidikan terbaik. Tidak he...[±413 kata]

×

×

bagikan ke

×

4 0 0 0 0 0
4

Inilah Jantung Buatan Terkecil Di Dunia...

Dokter Italia sukses menanamkan jantung buatan terkecil bagi bayi berusia 16 bulan sebelum dia mener...[±165 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Facebook mengumumkan akan menjual kacamata pintar di tahun 2021...

Facebook akan meluncurkan kacamata pintar pertamanya pada tahun 2021. Kacamata pintar ini adalah has...[±265 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

WhatsApp Bikin Aturan Baru, Pengguna Beralih Ke Signal Dan Telegram...

WhatsApp ramai menjadi pembicaraan netizen karena persyaratan privasi baru yang dikeluarkannya. Peng...[±165 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

12 Jenis Monstera Yang Sedang Viral...

Jenis monstera alias tanaman bunga janda bolong yang memiliki daun unik dan cantik untuk memperindah...[±927 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

PSBB Ketat Mungkin Kembali Diterapkan DIsemua Daerah Mulai 11 Januari 2021...

Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat yang ber...[±199 kata]

×

×

bagikan ke

×

4 0 0 0 0 0
4

Cerita Elon Musk Pernah Berencana Jual Tesla ke Apple...

CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan pernah mempertimbangkan untuk menjual perusahaan produsen mobil li...[±223 kata]

×

×

bagikan ke

×

2 0 1 0 0 0
3

Sinetron Hidayah Indosiar Singgung Penggemar K-Pop, Jadi Bahan Tertawaan Netizen...

Sinetron hidayah Indosiar mendapat sorotan tajam dari para penggemar K-Pop. Musababnya, sinetron FTV...[±307 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Selama Wabah Besar Melanda Eropa Newton Menemukan Hukum Gravitasi, Ilm...

Ketika 'Great Plague of London' melanda Inggris mulai tahun 1665, Isaac Newton saat itu me...[±266 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

1,8 Juta Vaksin COVID-19 Tambahan Tiba di Tanah Air, Bukti Nyata Komit...

Jakarta - 31 Desember 2020Hari ini, pemerintah Indonesia mendatangkan tambahan vaksin COVID-19 sebanyak 1,8 ju...[±842 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Tolak Ganti Rugi, Rumah di China ini dikelilingi Jembatan...

Sebuah rumah berdiri di tengah jembatan jalan Raya yang baru dibuka di Provinsi Guangdong, China. Ha...[±214 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Tahukah Kamu, Beginilah Posisi Duduk F1 Seperti Rebahan Ya...

Berbeda dengan posisi pengemudi mobil produksi massal, posisi pengemudi pembalap Formula 1 ...[±229 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Valonia Ventricosa, Salahsatu Organisme Bersel Tunggal Terbesar di Dunia...

Tersembunyi di antara batu karang di dalam lautan samudera di seluruh penjuru dunia, kita dapat mene...[±552 kata]

×

×

bagikan ke

×

5 0 0 0 0 0
5

PewDiePie Pria Tertampan di Dunia 2020...

Siapa sih yang tidak kenal dengan PewDiePie? Salah satu YouTuber Gaming yang kini memiliki subscribe...[±222 kata]

×

×

bagikan ke

×

5 0 0 0 0 0
5

Unik, Rumah ini bisa dilipat seperti origami...

Sebuah #startup asal Latvia, #BretteHaus telah mulai memproduksi sebuah desain #rumah temuannya yang...[±133 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Ilmuan Sukses Membuat Jantung Manusia dari Daun Bayam...

Tim ilmuwan telah menemukan cara untuk membuat otot jantung manusia tiruan dengan menggunakan daun b...[±229 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Ashrita Furman, Manusia Pemegang Rekor Terbanyak Hingga 600 rekor...

Pria asal New York, Amerika Serikat, memegang rekor yang sangat unik. Ia saat ini memegang rekor seb...[±260 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Bayi ini Lahir dari Embrio yang Dibekukan Selama 27 Tahun...

Molly Everette Gibson lahir di Tennessee, Amerika Serikat pada 26 Oktober 2020. Namun usia Tina Gibs...[±321 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Jalan ini bisa menghilang 2 kali dalam sehari....

Jalanan digunakan untuk menyambungkan satu tempat ke tempat lain. Namun, bagaimana jika ada jalanan...[±201 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Maher Zain Jadi Penyanyi Muslim Paling Berpengaruh Di Dunia...

Sosok Maher Zain memang populer dengan lagu-lagu bernuansa islami. Di Indonesia khususnya, Maher Zai...[±230 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Fakta Unik Jembatan Choluteca Tanpa Sungai...

Di tahun 1930-an, Jembatan Choluteca dibangun di kota Choluteca, Honduras. Terletak di zona bercuaca...[±120 kata]