0%
×

-bahasa-

Selamat datang di POSGAR.com bagikan dan dapatkan informasi menarik dari netizen untuk netizen dan oleh netizen ;D #demokreasi #infodunia #infosegar #posgar
×

×

  • url:
×

×

×

7 0 0 0 0 0
7
7

Apa yang Terjadi Pada Bumi Jika Manusia Punah ?

Pada masa mendatang, bukannya tak mungkin manusia akan meninggalkan Bumi dan menduduki planet lain untuk menyelamatkan diri dari perubahan iklim dan pemanasan global.

Jika tak lagi ada manusia di Bumi, area yang diperhatikan lebih dulu adalah perkotaan. Mengutip Live Science, Senin (17/8/2020), perubahan paling dramatis akan terjadi di sini. Hujan terus-menerus akan membanjiri terowongan-terowongan kereta bawah tanah.

Diperkirakan, butuh waktu sekitar 36 jam untuk stasiun dan terowongan kereta bawah tanah tenggelam secara penuh.

Kemudian, pusat-pusat nuklir dan minyak bumi yang terbengkalai akan meledak dan menimbulkan radiasi. Beberapa jenis limbah minyak bumi dan industri disebut tidak akan bisa terurai hingga akhir usia Bumi.

Sementara itu, bekas sampah plastik yang ditinggalkan tidak akan terurai dalam waktu ribuan tahun.

Usai beberapa kali musim dingin, tanpa adanya pembersihan es yang biasa dilakukan oleh manusia secara teratur, trotoar dan jalan perlahan akan retak dan menyediakan relung untuk tumbuhnya benih-benih baru yang dibawa oleh burung dan angin.

Jembatan juga akan bernasib sama. Tumbuhan liar akan merambati pondasinya dan dalam waktu beberapa ratus tahun, jembatan akan tertutup sepenuhnya oleh beberapa tumbuhan liar.

Para ilmuwan memperkirakan jalanan akan berubah menjadi padang rumput kecil, dan hutan akan tumbuh dalam waktu 500 tahun.

Dengan semua habitat baru tersebut, alam akan mengambil alih perkotaan yang dulu disebut sebagai concrete jungle menjadi padang rumput, semak belukar, dan pepohonan yang lebat.

Setiap musim gugur, daun dan ranting akan berguguran, menjadi makanan sempurna untuk kebakaran yang dipacu oleh ganasnya petir.

Bangunan itu sendiri akan mengalami kerusakan berat akibat erosi dan kebakaran. Pondasi yang pertama kali roboh adalah kaca, kemudian struktur logam akan mulai berkarat.


Kebangkitan fauna


Berangkat dari perubahan vegetasi perkotaan, populasi serangga akan meningkat drastis. Para ilmuwan menyebutkan bahwa inilah awal dari kebangkitan fauna apabila manusia punah suatu hari nanti.

Begitu populasi serangga memulih, tanaman akan berkembang dengan lebih baik. Tumbuhan, tanah, saluran air dan lautan akan pulih bebas dari bahan kimia yang mencemari ekosistem saat ini.

Hal itu kemudian mendorong lebih banyak satwa liar untuk pindah dan menetap di suatu tempat. Transisi ini juga akan memicu peningkatan keanekaragaman hayati dalam skala global.

Para peneliti yang sebelumnya memodelkan keanekaragaman megafauna, seperti singa, gajah, harimau, badak, dan beruang di Bumi telah mengungkapkan bahwa dulu dunia sangat kaya akan spesies ini.

Namun hal itu berubah ketika manusia mulai invasi ke berbagai wilayah Bumi, berburu dan menyerang habitat mereka.

“Di Australia, terjadi peningkatan kepunahan hampir 60.000 tahun yang lalu. Di Amerika Utara dan Selatan, peningkatan terlihat sekitar 15.000 tahun lalu. Sementara itu di Madagaskar dan Kepulauan Karibia, peningkatan drastis terlihat beberapa ribu tahun lalu,” tutur Soren Faurby, dosen makroekologi dan makroevolusi dari Universitas Gothenberg di Swedia.

Tanpa manusia yang menyebar ke berbagai penjuru Bumi, seluruh planet bisa dipenuhi oleh beragam spesies layaknya Taman Nasional Serengeti di Afrika Timur.

Penelitian juga mengungkapkan, jika tidak ada dampak kehidupan manusia, Amerika Serikat bagian tengah dan sebagian Amerika Selatan akan menjadi tempat yang paling kaya akan megafauna di Bumi.

Hewan seperti gajah akan menjadi pemandangan umum di Kepulauan Mediterania. Bahkan, akan ada badak di sebagian besar Eropa bagian utara.

“Pada dasarnya, jika tidak ada dampak manusia, seluruh dunia akan menjadi satu hutan belantara yang besar,” tutur Jens-Christian Svenning, profesor makroekologi dan biogeografi di Aarhus University, Denmark.


Dampak perubahan iklim


Meski satu Bumi menjadi hutan belantara yang besar, ada satu dampak yang tak bisa dihilangkan akibat aktivitas manusia: perubahan iklim.

Misal, ketika ada ledakan dari pabrik nuklir atau gas bumi, karbondioksida dalam jumlah melimpah akan menguap ke atmosfer. Meski karbondioksida akan diserap oleh samudera dan lautan, namun ada batasan agar lautan tersebut tidak menjadi terlalu asam.

Apabila jumlah karbondioksida terlalu besar, maka tanpa ada manusia pun, biota lautan akan terancam.

Saat ini saja, tingkat karbondioksida pada atmosfer Bumi sudah membutuhkan ribuan tahun untuk dihilangkan sepenuhnya. Cairnya lapisan es di kutub akan melepas lebih banyak lagi gas rumah kaca.

Namun para peneliti mengambil contoh periode Jurrasic, di mana jumlah karbondioksida di atmosfer lima kali lebih banyak dari saat ini. Tingkat keasaman laut meningkat drastis, namun tetap akan ada spesies yang bertahan.

“Meski iklim ekstrem berpotensi muncul, alam selalu menemukan jalan. Bila suatu hari akan ada dunia tanpa manusia, tetap tidak akan menghentikan apa yang tersisa dari planet ini untuk terus berjuang,” tutur para peneliti. Sumber: Kompas/Sains

#misteri #sains #konspirasi #punah #meteor #manusia #human #earthwithouthuman

<<
×

bagikan ke

×

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Tiap Tahun, BTS Sumbang Rp 50,1 Triliun ke Ekonomi Korsel...

BTS (Beyond the Scene) kini sedang menikmati popularitas global. Popularitas grup asuhan Big Hit Ent...[±160 kata]

×

×

bagikan ke

×

2 0 0 0 0 0
2

Ketahui Hal-Hal Penting Ini Sebelum Kuliah di Singapura...

Sejak lama, Singapura dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas pendidikan terbaik. Tidak he...[±413 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Inilah Jantung Buatan Terkecil Di Dunia...

Dokter Italia sukses menanamkan jantung buatan terkecil bagi bayi berusia 16 bulan sebelum dia mener...[±165 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Facebook mengumumkan akan menjual kacamata pintar di tahun 2021...

Facebook akan meluncurkan kacamata pintar pertamanya pada tahun 2021. Kacamata pintar ini adalah has...[±265 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

WhatsApp Bikin Aturan Baru, Pengguna Beralih Ke Signal Dan Telegram...

WhatsApp ramai menjadi pembicaraan netizen karena persyaratan privasi baru yang dikeluarkannya. Peng...[±165 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

12 Jenis Monstera Yang Sedang Viral...

Jenis monstera alias tanaman bunga janda bolong yang memiliki daun unik dan cantik untuk memperindah...[±927 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

PSBB Ketat Mungkin Kembali Diterapkan DIsemua Daerah Mulai 11 Januari 2021...

Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat yang ber...[±199 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Cerita Elon Musk Pernah Berencana Jual Tesla ke Apple...

CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan pernah mempertimbangkan untuk menjual perusahaan produsen mobil li...[±223 kata]

×

×

bagikan ke

×

2 0 1 0 0 0
3

Sinetron Hidayah Indosiar Singgung Penggemar K-Pop, Jadi Bahan Tertawaan Netizen...

Sinetron hidayah Indosiar mendapat sorotan tajam dari para penggemar K-Pop. Musababnya, sinetron FTV...[±307 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Selama Wabah Besar Melanda Eropa Newton Menemukan Hukum Gravitasi, Ilm...

Ketika 'Great Plague of London' melanda Inggris mulai tahun 1665, Isaac Newton saat itu me...[±266 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

1,8 Juta Vaksin COVID-19 Tambahan Tiba di Tanah Air, Bukti Nyata Komit...

Jakarta - 31 Desember 2020Hari ini, pemerintah Indonesia mendatangkan tambahan vaksin COVID-19 sebanyak 1,8 ju...[±842 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Tolak Ganti Rugi, Rumah di China ini dikelilingi Jembatan...

Sebuah rumah berdiri di tengah jembatan jalan Raya yang baru dibuka di Provinsi Guangdong, China. Ha...[±214 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Tahukah Kamu, Beginilah Posisi Duduk F1 Seperti Rebahan Ya...

Berbeda dengan posisi pengemudi mobil produksi massal, posisi pengemudi pembalap Formula 1 ...[±229 kata]

×

×

bagikan ke

×

3 0 0 0 0 0
3

Valonia Ventricosa, Salahsatu Organisme Bersel Tunggal Terbesar di Dunia...

Tersembunyi di antara batu karang di dalam lautan samudera di seluruh penjuru dunia, kita dapat mene...[±552 kata]

×

×

bagikan ke

×

5 0 0 0 0 0
5

PewDiePie Pria Tertampan di Dunia 2020...

Siapa sih yang tidak kenal dengan PewDiePie? Salah satu YouTuber Gaming yang kini memiliki subscribe...[±222 kata]

×

×

bagikan ke

×

5 0 0 0 0 0
5

Unik, Rumah ini bisa dilipat seperti origami...

Sebuah #startup asal Latvia, #BretteHaus telah mulai memproduksi sebuah desain #rumah temuannya yang...[±133 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Ilmuan Sukses Membuat Jantung Manusia dari Daun Bayam...

Tim ilmuwan telah menemukan cara untuk membuat otot jantung manusia tiruan dengan menggunakan daun b...[±229 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Ashrita Furman, Manusia Pemegang Rekor Terbanyak Hingga 600 rekor...

Pria asal New York, Amerika Serikat, memegang rekor yang sangat unik. Ia saat ini memegang rekor seb...[±260 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Bayi ini Lahir dari Embrio yang Dibekukan Selama 27 Tahun...

Molly Everette Gibson lahir di Tennessee, Amerika Serikat pada 26 Oktober 2020. Namun usia Tina Gibs...[±321 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Jalan ini bisa menghilang 2 kali dalam sehari....

Jalanan digunakan untuk menyambungkan satu tempat ke tempat lain. Namun, bagaimana jika ada jalanan...[±201 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Maher Zain Jadi Penyanyi Muslim Paling Berpengaruh Di Dunia...

Sosok Maher Zain memang populer dengan lagu-lagu bernuansa islami. Di Indonesia khususnya, Maher Zai...[±230 kata]

×

×

bagikan ke

×

6 0 0 0 0 0
6

Fakta Unik Jembatan Choluteca Tanpa Sungai...

Di tahun 1930-an, Jembatan Choluteca dibangun di kota Choluteca, Honduras. Terletak di zona bercuaca...[±120 kata]