× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
×
1 0 0 0 0 0
1
   ic_mode_dark.png

Tahukah kamu bahwa tubuh manusia sebenarnya bisa memancarkan cahaya alami? Penelitian ilmiah membuktikan bahwa setiap orang mengeluarkan cahaya yang disebut biophoton, meski intensitasnya terlalu lemah untuk dilihat dengan mata telanjang.

Temuan ini berasal dari penelitian tim ilmuwan Jepang di Tohoku Institute of Technology, yang berhasil memotret cahaya tubuh manusia menggunakan kamera super sensitif. Hasil riset mereka dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE tahun 2009 dengan judul “Imaging of Ultraweak Photon Emission from Human Body”.

Menurut penelitian tersebut, cahaya tubuh berasal dari reaksi kimia alami dalam sel saat tubuh memproses energi. Ketika oksigen bereaksi dengan molekul di dalam tubuh seperti lemak dan protein, terbentuklah radikal bebas. Proses ini menghasilkan foton — partikel kecil dari cahaya — yang kemudian dipancarkan keluar dari permukaan kulit.

Menariknya, cahaya tubuh manusia ini berubah intensitasnya sepanjang hari. Para ilmuwan menemukan bahwa:

- Cahaya paling lemah muncul pada pagi hari sekitar pukul 10.00,
- Meningkat di sore hari,
- Dan paling kuat pada malam hari sekitar pukul 22.00, terutama di area wajah.

Meskipun tidak bisa dilihat tanpa alat khusus, fenomena ini menunjukkan betapa luar biasanya sistem metabolisme tubuh manusia. Para peneliti juga memperkirakan bahwa di masa depan, teknologi pendeteksi “cahaya tubuh” ini bisa membantu memantau kesehatan sel, tingkat stres oksidatif, hingga tanda awal penyakit kronis.

“Tubuh kita seperti memiliki cahaya alami yang mencerminkan aktivitas biologis di dalamnya,” ujar Masaki Kobayashi, ilmuwan utama dalam riset tersebut. “Meskipun lemah, cahaya ini bisa menjadi petunjuk penting tentang kondisi kesehatan seseorang.”

Fenomena ini kini banyak dikaji lebih lanjut dalam bidang biologi kuantum dan kedokteran preventif, karena bisa membuka peluang baru dalam deteksi penyakit tanpa perlu prosedur invasif.

Sumber:
Kobayashi, M., Kikuchi, D., & Okamura, H. (2009). Imaging of Ultraweak Photon Emission from Human Body Displaying Diurnal Rhythm. PLoS ONE, 4(7), e6256.
National Geographic – Humans Glow in Visible Light.
Live Science – Humans Glow in the Dark, Scientists Find.

#FaktaIlmiah #Kesehatan #CahayaTubuh #Biophoton #SainsPopuler #EdukasiKesehatan #FaktaMenarik #RisetIlmiah #HidupSehat

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png bagikan
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsAI
  • view_masonry.png grid
  • ic_mode_dark.png night
× bagikan
    ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_grid.png ic_mode_dark.png ic_other.png
+
ic_argumen.png

Belum ada argumen, jadilah yang pertama