× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_light.png

Tahukah kamu bahwa ada burung beo yang tidak bisa terbang namun memiliki suara yang mampu menggema hingga beberapa kilometer jauhnya? Namanya Kakapo (Strigops habroptilus), burung asli Selandia Baru yang kini dikenal sebagai burung beo terberat di dunia sekaligus salah satu hewan paling langka di bumi.

Menurut laporan dari New Zealand Department of Conservation (DOC) dan liputan BBC Earth, seekor kakapo dewasa bisa memiliki berat antara 2 hingga 4 kilogram, menjadikannya jauh lebih berat dibandingkan kebanyakan spesies burung beo lainnya. Uniknya lagi, kakapo adalah burung nokturnal dan tidak bisa terbang, karena sayapnya terlalu pendek untuk mengangkat tubuhnya yang besar. Namun, kelemahan itu justru digantikan oleh keunikan lain yang luar biasa.

Selama musim kawin, pejantan kakapo akan mengeluarkan suara dengungan dalam atau "booming call" yang sangat kuat. Suara ini berfungsi untuk menarik perhatian betina, dan dapat terdengar sejauh 3 hingga 5 kilometer, tergantung kondisi angin dan medan. Para peneliti menemukan bahwa kakapo jantan membuat semacam “mangkuk” di tanah sebagai ruang resonansi alami agar suaranya semakin menggema.

Fenomena suara menggema ini menjadi salah satu hal paling menakjubkan dalam dunia satwa liar. National Geographic mencatat bahwa panggilan kawin kakapo memiliki frekuensi yang sangat rendah, hampir seperti dentuman bass, sehingga dapat merambat jauh melewati pepohonan hutan malam. Suara ini sering kali membuat para peneliti yang menelusuri hutan-hutan di Selandia Baru seolah sedang mendengar “gema misterius dari bumi”.

Namun di balik keunikannya, kakapo kini menghadapi ancaman serius. Menurut data dari BirdLife International, jumlah populasi burung ini hanya tersisa sekitar 200 ekor di alam liar, semuanya hidup di pulau-pulau kecil di bawah pengawasan ketat tim konservasi Selandia Baru. Pemerintah setempat bahkan harus menjalankan program pembiakan khusus dan pengawasan 24 jam untuk memastikan spesies ini tidak punah.

Kakapo bukan hanya sekadar burung — ia adalah simbol perjuangan panjang antara manusia dan alam untuk menjaga kehidupan yang kian rapuh. Setiap suara “boom” yang menggema di hutan Selandia Baru bukan sekadar panggilan kawin, tetapi juga tanda bahwa alam masih berusaha bertahan di tengah tantangan modern.

Sumber:
New Zealand Department of Conservation (DOC), BBC Earth, National Geographic, BirdLife International

#FaktaAlam #Kakapo #BBCearth #NationalGeographic #BurungLangka #FaktaMenarik #SelandiaBaru #SatwaDunia #BeritaViral #AmazingNature

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png bagikan
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsAI
  • view_masonry.png grid
  • ic_mode_light.png light
× bagikan
    ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_grid.png ic_mode_light.png ic_other.png
+
ic_argumen.png

Belum ada argumen, jadilah yang pertama